COVID-19

Upaya Perusahaan Teknologi Dunia Demi Menghindari Dampak Besar Coronavirus

2020-02-11 • 6414 Melihat • 65 Menyukai • 67 Komentar • 201 Kuis

Coronavirus memberikan dampak yang begitu besar bagi industri teknologi global. Banyak perusahaan teknologi yang memantau situasi dengan cermat dan membatasi perjalanan yang tidak penting ke wilayah China.

Wabah penyakit Coronavirus ini juga menghambat perhelatan acara Mobile World Congress (MWC), yang rencananya akan dibuka pada 24 Februari mendatang di Barcelona.

Pada 9 Februari yang lalu, penyelenggara MWC bahkan mengatakan akan melarang pengunjung dari provinsi Hubei China untuk bergabung dalam acara besar tersebut.

Nasib perusahaan-perusahaan yang terdampak Coronavirus tidak hanya itu saja. Berikut deretan perusahaan teknologi besar dunia yang berupaya menghindari dampak buruk Coronavirus bagi perekonomian mereka.

Apple

Perusahaan Apple/ Foto: ejinsight.com

Perusahaan besar pembuat iPhone ini telah menutup sementara semua tokonya yang berlokasi di China. Padahal, China menjadi salah satu pasar terbesar dan paling penting dalam bisnis Apple.

Apple juga menutup kantor-kantor perusahaan dan pusat-pusat kontaknya di China hingga 9 Februari. Perusahaan itu mengatakan toko online-nya di China tetap beroperasi seperti biasa, dan akan memantau dengan cermat situasi untuk membuka kembali toko-toko tersebut sesegera mungkin.

Apple memiliki pemasok di wilayah Wuhan tetapi juga berupaya mencari alternatif untuk memenuhi permintaan pasar di wilayah tersebut. Perusahaan Apple saat ini sedang mengerjakan rencana pembangunan pabrik pemasok baru untuk menutup kemungkinan kehilangan kegiatan produksi sementara waktu.

Karena pemerintah China memperpanjang liburan Tahun Baru Imlek dari akhir Januari hingga 10 Februari, otomatis pembangunan pabrik pemasok Apple juga akan tertunda. Apple juga memperpanjang penutupan toko-toko di China seminggu lagi, seperti dilansir Bloomberg pada 7 Februari.

Beberapa toko yang terdaftar di situs web Apple ditutup hingga 14 Februari, termasuk toko-toko yang berlokasi di Beijing, Shanghai, Shandong, Chengdu, Guangzhou, Sichuan, Guangdong, Henan, dan Tianjin.

Google

Google China/ Foto: static01.nyt.com

Perusahaan pencarian raksasa ini mengatakan, sejak 29 Januari yang lalu mereka menutup semua kantornya di daratan China, HongKong dan Taiwan karena ancaman kesehatan. Raksasa teknologi ini juga telah membatasi perjalanan bisnis ke China dan Hong Kong.

Karyawan Google di China dan anggota keluarganya yang kembali dari Tiongkok telah diberitahu untuk bekerja dari rumah selama setidaknya 14 hari. Bisnis Google di China sementara ini hanya berfokus pada penjualan dan bisnis periklanannya.

LG

Perusahaan LG di China/ Foto: mk.co.kr

Perusahaan elektronik Korea Selatan mengatakan akan menarik diri dari pameran dan berpartisipasi dalam ajang Mobile World Congress 2020, dengan alasan kekhawatiran akan keselamatan karyawan dan masyarakat umum karena virus corona.

Perusahaan itu mengatakan ingin mencegah penularan terhadap ratusan karyawan LG yang bisa dikatakan tidak perlu melakukan perjalanan internasional. Setelah undur diri dari MWC, LG mengatakan akan mengadakan acara lain dalam waktu dekat untuk mempromosikan produknya.

ZTE

ZTE/ Foto: chinadaily.com.

Perusahaan asal China yang satu ini rencananya juga akan membatalkan konferensi persnya di MWC, tetapi mengatakan bahwa kegiatan terjadwal lainnya akan tetap berjalan sesuai rencana.

ZTE mengatakan sedang mengambil tindakan pencegahan lain karena wabah coronavirus, termasuk mengkarantina semua staf dari China selama dua minggu sebelum bepergian ke Barcelona dan memastikan semua eksekutif senior yang terlibat dalam pertemuan tingkat tinggi di Eropa menghabiskan dua minggu masa isolasi di sana.

Semua berharap Coronavirus dapat segera teratasi di tengah berlanjutnya ketidakpastian ekonomi dunia. Karena tidak hanya perusahaan teknologi besar saja yang terdampak, industri pariwisata dan industri manufaktur juga akan tersendat.

Tulisan ini dibuat oleh tim PEWEFEED.COM dari berbagai sumber
ARTIKEL TERBARU LAINNYA